Daerah

‎Meski Tak Dihadiri Forkopimda, Deklarasi SOG Majalengka Berlangsung Meriah

‎Meski Tak Dihadiri Forkopimda, Deklarasi SOG Majalengka Berlangsung Meriah

JAKARTA – Deklarasi Scooter Owners Group (SOG) Chapter Majalengka berlangsung meriah pada Minggu (17/5/2026). Kegiatan ini dihadiri sekitar 500 anggota dan tamu komunitas otomotif dari berbagai daerah di Indonesia.‎‎

Acara tersebut menjadi momentum terbentuknya SOG Chapter Majalengka yang saat ini memiliki 41 anggota aktif. Suasana kebersamaan dan solidaritas tampak mewarnai jalannya kegiatan, khususnya di kalangan pecinta Vespa shooter.‎‎

Sejumlah tokoh nasional SOG turut hadir dalam deklarasi ini, di antaranya Founder SOG Kang Boy dan Abah Iman, serta El Presidente SOG Indonesia Yanuar Muchtar bersama jajaran pengurus pusat.‎‎

Selain itu, kegiatan juga dihadiri unsur pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan, seperti Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Majalengka serta Karang Taruna. Komunitas otomotif lokal seperti VAC dan Pahpoh ikut meramaikan acara.‎‎

Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran berbagai chapter SOG dari sejumlah daerah, mulai dari Bandung, Sumedang, Subang, Indramayu, wilayah Jakarta, Depok, Bogor, Sukabumi, Tasikmalaya, Ciamis, Garut, hingga luar Pulau Jawa seperti Bali, Palu, Gorontalo, dan Bengkulu.‎‎

Sebagian peserta bahkan sudah datang sejak sehari sebelum acara. Tingginya jumlah peserta berdampak pada meningkatnya hunian hotel dan penginapan di Majalengka. Sejumlah peserta juga memanfaatkan momen tersebut untuk berwisata dan menikmati kuliner lokal.‎‎

Tak hanya deklarasi, kegiatan ini juga diisi dengan santunan kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial komunitas.‎‎

Founder SOG Kang Boy dalam sambutannya menekankan pentingnya solidaritas antaranggota.‎‎

“Anak SOG harus peduli kepada sesama member, sesama club, dan lingkungan. Walaupun bukan saudara sedarah, kita adalah saudara sampai akhir,” ujarnya.‎‎

SOG sendiri mengusung nilai “Pride • Care • Loyal” sebagai identitas komunitas.‎‎

Meski acara berlangsung meriah dan sukses, sejumlah peserta dari luar daerah menyayangkan ketidakhadiran Bupati Majalengka.

Mereka berharap kegiatan komunitas berskala nasional seperti ini dapat mendapat perhatian lebih karena dinilai mampu mendorong ekonomi lokal, UMKM, hingga sektor pariwisata.‎‎

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Deklarasi ini sekaligus menunjukkan potensi Majalengka sebagai tuan rumah event komunitas berskala nasional.