Kalimantan Selatan – Dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Kandangan bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) melaksanakan survei kondisi jalan berlubang, jalan bergelombang, serta identifikasi titik-titik rawan kecelakaan pada Selasa, 07 Juli 2026.
Kegiatan ini melibatkan unsur Satlantas Polres Hulu Sungai Selatan, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Kandangan, Dinas Perhubungan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Survei dilakukan di Kecamatan Sungai Raya dan Kecamatan Angkinang pada ruas jalan nasional yang menghubungkan antarkabupaten dan antarprovinsi.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh pemangku kepentingan melakukan pemetaan terhadap kondisi infrastruktur jalan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang memerlukan penanganan segera. Hasil survei diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan langkah-langkah perbaikan infrastruktur, pemasangan perlengkapan jalan, serta penguatan program keselamatan lalu lintas secara berkelanjutan.
Selain pelaksanaan survei, tim juga melakukan berbagai upaya preventif melalui edukasi langsung kepada masyarakat di titik-titik rawan kecelakaan, penyampaian imbauan keselamatan berlalu lintas melalui berbagai media, serta pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan Safety Campaign. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Kandangan, Indryo Wahyuno Sadjianto, menyampaikan bahwa keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi lintas sektor.
“Survei bersama ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam mendukung upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas. Jasa Raharja tidak hanya hadir memberikan perlindungan melalui penyerahan santunan kepada korban kecelakaan, tetapi juga aktif dalam berbagai langkah preventif melalui sinergi dengan seluruh stakeholder. Kami berharap hasil survei ini dapat menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bagi instansi terkait sehingga potensi kecelakaan akibat kondisi jalan dapat diminimalkan,” ujar Indryo.
Lebih lanjut, Indryo mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas dengan selalu mematuhi rambu-rambu, menjaga kecepatan kendaraan sesuai ketentuan, serta meningkatkan kewaspadaan terutama saat melintasi ruas jalan yang memiliki tingkat risiko kecelakaan lebih tinggi.
Melalui sinergi yang berkelanjutan antara PT Jasa Raharja (Persero), kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder keselamatan lalu lintas, diharapkan tercipta sistem transportasi jalan yang semakin aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
