Daerah

Dari Sekolah untuk Keselamatan di Jalan Raya, Jasa Raharja Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Dari Sekolah untuk Keselamatan di Jalan Raya, Jasa Raharja Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Jembrana – Membangun budaya keselamatan berlalu lintas tidak cukup dilakukan ketika seseorang sudah menjadi pengendara. Kesadaran tersebut perlu ditanamkan sejak usia sekolah agar pemahaman mengenai tertib berlalu lintas tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut menjadi bagian dari kegiatan Police Goes to School yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Negara, Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, pada Senin (24/8/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 10.30 WITA tersebut diikuti oleh sekitar 250 siswa kelas IX, para guru, serta jajaran sekolah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Jembrana AKBP Cheery S.M. Simamora, S.E., S.I.K., M.I.K., Kabag Log Polres Jembrana AKP Ni Made Srianti, S.H., M.H., Kasi Humas Polres Jembrana Ipda I Putu Budi Arnaya, serta Ps. Kanit Kamsel Satlantas Polres Jembrana Aiptu Putu Kompyang Suardika bersama jajaran Polwan Polres Jembrana.

Dari PT Jasa Raharja (Persero), kegiatan turut diikuti oleh Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Samsat Jembrana, Roby Septianto, S.E. Kehadiran Jasa Raharja menjadi bagian dari kolaborasi dalam memberikan edukasi keselamatan kepada generasi muda sebagai salah satu kelompok pengguna jalan yang perlu mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya tertib berlalu lintas.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan edukasi mengenai pengenalan rambu lalu lintas sejak dini, keselamatan berlalu lintas, tata cara pulang sekolah dengan aman hingga sampai di rumah, serta peran pelajar sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas.

Edukasi tersebut diarahkan agar para pelajar tidak hanya memahami aturan secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari. Mulai dari memahami arti rambu, membangun sikap disiplin ketika berada di jalan, hingga memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Bagi Jasa Raharja, edukasi kepada pelajar merupakan bagian dari upaya preventif dalam membangun budaya keselamatan. Anak-anak dan remaja tidak hanya diposisikan sebagai penerima edukasi, tetapi juga diharapkan mampu menjadi penyampai pesan keselamatan di lingkungan keluarga maupun pergaulan mereka.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang kolaborasi antara Kepolisian, Jasa Raharja, dan pihak sekolah dalam menyampaikan pesan keselamatan secara langsung kepada generasi muda. Melalui pendekatan edukatif yang dilakukan sejak dini, diharapkan kesadaran untuk mematuhi aturan lalu lintas dapat tumbuh sebelum para pelajar nantinya menjadi pengguna kendaraan secara mandiri.

Plt. Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Negara, I.B. Komang Suwindu Putra, S.Pd., bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, I Putu Gede Dewa Ardana, S.Pd., turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut bersama para guru dan siswa.

Di tempat terpisah, Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Singaraja, Luki Husni Ridwan, S.T., menyampaikan bahwa keselamatan berlalu lintas perlu dibangun melalui edukasi yang konsisten dan dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk sekolah.

“Edukasi keselamatan sejak usia sekolah merupakan investasi penting untuk membangun budaya tertib berlalu lintas. Kami berharap para siswa tidak hanya memahami aturan yang disampaikan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga semakin dini kesadaran tersebut dibangun, semakin besar pula peluang kita menciptakan generasi pengguna jalan yang lebih tertib dan berkeselamatan,” ujar Luki.

Melalui keterlibatan dalam kegiatan Police Goes to School, PT Jasa Raharja (Persero) terus mendorong edukasi keselamatan berlalu lintas sebagai bagian dari upaya preventif. Kolaborasi bersama Kepolisian dan lingkungan pendidikan diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga memiliki kepedulian untuk menjadikan keselamatan sebagai bagian dari perilaku sehari-hari.