JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengajak pemerintah desa dan masyarakat bergotong royong membantu pembangunan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB).
Pasalnya, bantuan stimulan sebesar Rp10 juta untuk setiap penerima dinilai belum cukup untuk membangun rumah yang layak.
Ajakan tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, saat menyerahkan bantuan RLHB dari BAZNAS Provinsi Jawa Barat kepada lima penerima manfaat di Ruang Rapat BAZNAS Kabupaten Majalengka, Jumat.
Dalam penyaluran tersebut, BAZNAS Provinsi Jawa Barat mengalokasikan bantuan sebesar Rp50 juta yang dibagikan kepada lima penerima manfaat, masing-masing memperoleh Rp10 juta.
Menurut Agus, keberhasilan program RLHB tidak hanya bergantung pada bantuan yang diberikan BAZNAS, tetapi juga memerlukan dukungan nyata dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga sekitar melalui swadaya serta kerja bakti.
“Secara logika, anggaran Rp10 juta tentu tidak akan mencukupi untuk membangun sebuah rumah yang layak. Karena itu kami mengajak pemerintah desa dan masyarakat bergotong royong agar pembangunan rumah ini bisa selesai,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat ta’awun atau saling tolong-menolong merupakan nilai yang harus dihidupkan dalam pelaksanaan program tersebut sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para mustahik.
Selain mengajak masyarakat berpartisipasi, Agus juga mengingatkan seluruh penerima manfaat agar segera melengkapi persyaratan administrasi sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada BAZNAS Provinsi Jawa Barat.
“Tertib administrasi menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat,” katanya.
BAZNAS Majalengka berharap sinergi antara lembaga, pemerintah desa, dan masyarakat dapat mempercepat penyelesaian pembangunan rumah sehingga para penerima manfaat segera memiliki hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.
