Daerah

‎Dandim 0617 Majalengka Serahkan Puluhan Kendaraan Operasional untuk Koperasi Desa Merah Putih‎‎

‎Dandim 0617 Majalengka Serahkan Puluhan Kendaraan Operasional untuk Koperasi Desa Merah Putih‎‎

JAKARTA – Upaya mendorong penguatan ekonomi kerakyatan terus digencarkan di Kabupaten Majalengka. Salah satunya melalui penyerahan kendaraan operasional bagi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dipimpin langsung Komandan Distrik Militer (Dandim) 0617 Majalengka, Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu, Jumat (8/5/2026).‎

Kegiatan yang berlangsung di halaman Makodim 0617 Majalengka itu ditandai dengan penyerahan simbolis armada kendaraan kepada perwakilan koperasi desa. Adapun kendaraan yang disalurkan terdiri dari 6 unit truk dan 25 unit pickup. Sementara itu, sejumlah kendaraan lainnya masih menunggu proses distribusi lanjutan.‎

Dalam keterangannya, Fahmi menyebutkan bahwa bantuan armada tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi berbasis desa.‎

“Ini adalah bentuk dukungan terhadap program Bapak Presiden dalam membangun ekonomi kerakyatan. Kodim bersama pemerintah daerah, kepala desa, dan pengurus koperasi siap berkolaborasi untuk mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki Kodim 0617 Majalengka, saat ini terdapat sekitar 200 koperasi desa yang tengah dalam tahap pembangunan. Sementara itu, sekitar 70 koperasi telah siap beroperasi dan dijadwalkan akan diluncurkan secara serentak pada 18 Mei 2026.‎

“Koperasi ini tersebar di 24 kecamatan di Majalengka. Ini menjadi kekuatan bersama dalam membangun ekonomi masyarakat dari tingkat desa hingga nasional,” katanya.‎

Fahmi juga mengingatkan agar kendaraan operasional yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dirawat dengan baik oleh para pengelola koperasi.‎

“Kendaraan ini merupakan amanah dari pemerintah. Gunakan sesuai peruntukan, jangan disalahgunakan, dan perhatikan kapasitasnya agar tidak terjadi overload,” tegasnya.‎‎

Ia menambahkan, apabila ditemukan adanya penyalahgunaan, pihaknya akan memberikan pembinaan dan arahan sesuai ketentuan yang berlaku.‎

“Kalau ada penggunaan yang tidak sesuai, tentu akan kami ingatkan dan arahkan. Harapannya, semua bisa berjalan sesuai tujuan untuk kemajuan ekonomi desa,” pungkasnya.