Politik

‎DPRD Majalengka Siap Uji Direksi BUMD Terpilih, Soroti Target Bisnis hingga Kontribusi PAD‎‎

Caption: Gedung DPRD kabupaten Majalengka

‎DPRD Majalengka Siap Uji Direksi BUMD Terpilih, Soroti Target Bisnis hingga Kontribusi PAD‎‎

JAKARTA – DPRD Kabupaten Majalengka memastikan akan langsung menjalankan fungsi pengawasan setelah pemerintah daerah menetapkan direksi baru Perumdam Tirta Bhakti Raharja (PDAM) Majalengka dan Bank Majalengka.

Komisi II DPRD berencana memanggil direksi terpilih untuk menguji kesiapan program kerja, strategi bisnis, hingga target peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).‎‎

Ketua Komisi II DPRD Majalengka, Dasim Raden Pamungkas, mengatakan DPRD memang tidak terlibat dalam proses seleksi karena hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah daerah sebagai pemegang saham atau kuasa pemilik modal BUMD. Namun setelah direksi definitif dilantik, DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.‎‎

“Kami akan mengundang direksi yang baru setelah dilantik. Kami ingin mengetahui seperti apa business plan yang akan dijalankan, strategi pengembangan perusahaan, serta target-target yang ingin dicapai selama masa kepemimpinannya,” kata Dasim, Kamis (16/7/2026).‎‎

Menurutnya, pengawasan DPRD tidak hanya sebatas mengevaluasi laporan tahunan, tetapi juga memastikan direksi baru mampu menjaga bahkan meningkatkan kinerja BUMD yang selama ini dinilai positif.‎‎

Dasim menyebut Perumdam Tirta Bhakti Raharja telah memberikan kontribusi PAD yang terus meningkat hingga sekitar Rp3,6 miliar. Sementara Bank Majalengka juga dinilai menunjukkan perkembangan yang baik dalam mendukung pendapatan daerah.‎‎

Karena itu, ia berharap Panitia Seleksi (Pansel) benar-benar memilih figur yang memiliki kompetensi, integritas, serta pengalaman memimpin perusahaan.‎‎

“Jangan sampai capaian yang sudah baik justru mengalami penurunan karena salah memilih pemimpin. Direksi yang terpilih harus mampu membawa BUMD lebih profesional, lebih sehat, dan lebih berkontribusi terhadap daerah,” ujarnya.‎‎

Selain mengevaluasi target bisnis, DPRD juga akan memastikan seluruh proses seleksi telah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.‎‎

Menurut Dasim, apabila terdapat masukan dari masyarakat terkait rekam jejak direksi yang nantinya ditetapkan, DPRD akan menindaklanjutinya sebagai bagian dari fungsi pengawasan.

‎‎”Kalau ada informasi dari masyarakat yang perlu menjadi perhatian, tentu akan kami sampaikan kepada Bupati sebagai bahan evaluasi. Pengawasan DPRD tetap berjalan meskipun kami tidak ikut dalam proses seleksi,” katanya.

‎‎Sementara itu, proses seleksi direksi BUMD Kabupaten Majalengka saat ini telah memasuki tahapan akhir berupa wawancara yang dipimpin Bupati Majalengka bersama Tim Panitia Seleksi.‎‎

Untuk posisi Direktur Perumdam Tirta Bhakti Raharja terdapat empat kandidat, yakni Asik Fahdi, Rollah Rosissendra, Sri Rahayu Damayanti, dan Toto Partawijaya. Sedangkan seleksi Direktur Operasional Bank Majalengka diikuti Eman Sumarna, Nandan Sudiana, Odi Muplihudin, dan Usep Wira Santika.‎‎

Hasil seleksi selanjutnya akan direkomendasikan kepada instansi berwenang, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk Bank Majalengka dan Kementerian Dalam Negeri untuk Perumdam Tirta Bhakti Raharja sebelum direksi definitif ditetapkan oleh Bupati Majalengka.