Cilacap – PT Jasa Raharja Cabang Tingkat I Purwokerto melaksanakan kunjungan dan koordinasi ke Samsat Cilacap dalam rangka menelaah perkembangan kepatuhan pelunasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan SWDKLLJ di wilayah Kabupaten Cilacap. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah evaluatif untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penurunan kepatuhan, sekaligus merumuskan strategi tindak lanjut bersama dalam meningkatkan kembali kesadaran masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gudiman Franciskus Gultom, S.T., CRMO, QRMP, BCMCP, yang saat ini melaksanakan tugas sebagai Pelaksana Tugas Kepala Cabang Tingkat I Purwokerto, bersama Arma Hedita Sepala Raviany, S.E., selaku Penanggung Jawab Bidang Asuransi Cabang Tingkat I Purwokerto. Dalam kunjungan ke Samsat Cilacap tersebut, Jasa Raharja Cabang Purwokerto berkoordinasi dengan Rahageng Gita Sunu selaku Kasi PPD UPPD Cilacap dan Aiptu Haryono selaku Baur STNK.
Kunjungan ini juga sekaligus menjadi momentum untuk melakukan monitoring dan penguatan pelaksanaan tugas petugas Jasa Raharja di Samsat Cilacap, yaitu Widi Antoro, S.Sos., selaku Penanggung Jawab Samsat Induk Cilacap, dan Sannia Chintya Arin selaku Petugas Operasional Samsat Cilacap. Melalui monitoring tersebut, diharapkan pelaksanaan pelayanan di Samsat Cilacap dapat berjalan semakin optimal, responsif, dan selaras dengan upaya peningkatan kepatuhan masyarakat.
Koordinasi ini menjadi bagian dari upaya Jasa Raharja bersama Tim Pembina Samsat dalam memperkuat monitoring berbasis data terhadap potensi kendaraan bermotor yang belum melakukan pelunasan PKB dan SWDKLLJ. Melalui pemetaan yang lebih akurat, tindak lanjut kepada wajib pajak diharapkan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran, baik melalui edukasi, pendekatan pelayanan, maupun penguatan kanal pembayaran yang mudah diakses masyarakat.
Dalam pembahasan tersebut, Jasa Raharja Cabang Purwokerto menekankan pentingnya evaluasi terhadap pola pelayanan, efektivitas sosialisasi, serta kondisi lapangan yang memengaruhi tingkat kepatuhan masyarakat. Penurunan kepatuhan pelunasan PKB perlu disikapi dengan pendekatan yang lebih proaktif, tidak hanya menunggu wajib pajak datang ke kantor Samsat, tetapi juga melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, perangkat desa, BUMDes, perusahaan, dan berbagai komunitas masyarakat.
Gudiman menyampaikan bahwa peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran PKB dan SWDKLLJ membutuhkan kerja bersama, konsistensi pelayanan, serta komunikasi yang mudah dipahami oleh masyarakat.
“Melalui kunjungan dan koordinasi ini, kami ingin melihat secara langsung kondisi pelayanan dan perkembangan kepatuhan di Samsat Cilacap. Penurunan kepatuhan perlu ditindaklanjuti dengan langkah yang terukur, berbasis data, dan tetap mengedepankan pelayanan yang ramah, mudah, serta dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembayaran PKB dan SWDKLLJ bukan hanya berkaitan dengan kewajiban administrasi kendaraan bermotor, tetapi juga memiliki manfaat penting dalam mendukung pembangunan daerah serta keberlanjutan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas melalui Jasa Raharja.
“Di dalam pembayaran PKB terdapat SWDKLLJ yang memiliki nilai kemanusiaan, karena dana tersebut menjadi bagian dari perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas. Karena itu, edukasi kepada masyarakat harus terus diperkuat agar masyarakat memahami bahwa kepatuhan membayar pajak kendaraan juga berarti mendukung perlindungan bagi sesama pengguna jalan,” tambahnya.
Selain melakukan evaluasi, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi layanan Samsat Cilacap dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan pelayanan yang lebih proaktif dan berbasis data, diharapkan kepercayaan publik terhadap layanan Samsat dapat semakin meningkat.
Jasa Raharja Cabang Purwokerto bersama Samsat Cilacap juga mendorong optimalisasi berbagai kanal layanan dan program lapangan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pemanfaatan data potensi kendaraan, sosialisasi secara langsung, layanan jemput bola, penguatan Samsat Budiman, serta pendekatan kolaboratif bersama pemerintah wilayah dan mitra strategis.
Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja Cabang Purwokerto berharap penurunan kepatuhan pelunasan PKB di wilayah Samsat Cilacap dapat segera ditindaklanjuti dengan strategi yang lebih efektif. Dengan sinergi yang kuat, data yang akurat, dan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat, kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ di Kabupaten Cilacap diharapkan dapat kembali meningkat secara berkelanjutan.
Kunjungan ke Samsat Cilacap ini menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang proaktif, kolaboratif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan yang tepat, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor serta manfaat perlindungan Jasa Raharja bagi korban kecelakaan lalu lintas.
