Nasional

Usai Rusuh 1 Meninggal, Situasi di Kalibata Sudah Kondusif

Usai Rusuh 1 Meninggal, Situasi di Kalibata Sudah Kondusif

Polisi memastikan situasi di sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pagi ini sudah kondusif pascakericuhan yang terjadi kemarin sore, Kamis (11/12).

“Perlu kami jelaskan terkait situasi dan kondisi di wilayah Kalibata secara umum kondusif ya, situasi sudah normal kembali,” kata Kapolsek Pancoran Kompol Mansur kepada wartawan di lokasi kejadian, Jakarta, Jumat (12/12).

Mansur menyebut, api benar-benar sudah mulai padam di lokasi kejadian pada pukul 03.00 Wib, Jumat (12/12).

“Sampai api betul-betul padam semalam kurang lebih jam 03.00. Jam 3 pagi,” sebutnya.

Kericuhan

Mansur memastikan, kericuhan yang terjadi hingga pagi dini hari tidak sampai merambat ke rumah warga sekitar.

“Alhamdulillah enggak. Ya sekitar jam 02.00 itu api sudah padam. Jam 02.00, setengah 02.00 lah kemungkinan ya. Saya juga langsung di TKP, api sudah padam. Alhamdulillah bisa padam,” ujarnya.

Debt collector meninggal dunia

Sebelumnya, Pengeroyokan dan perusakan terjadi di sekitar Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/12) malam. Peristiwa itu menewaskan seorang pria yang berprofesi sebagai debt collector alias mata elang.

Polisi mengungkap penyebab insiden berdarah tersebut soal utang sepeda motor.

“Kami dari sore sampai malam hari ini menangani perkara berawal dari adanya, istilahnya mata elang, mau menagih kendaraan sepeda motor yang indikasinya belum bayar kredit,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/12).

Dikeroyok hingga meninggal dunia

Nicolas mengungkap pemilik leasing hingga saat ini belum menerima uang sepeserpun sehingga mengerahkan temannya untuk menagih. Sayangnya, diketahui dua orang yang bertugas menagih utang itu malah dikeroyok hingga meninggal dunia.

“Kedua orang yang bertugas sebagai mata elang ini dianiaya dan dikeroyok sampai satu meninggal di tempat dan satu lagi meninggal di rumah sakit,” ujar Nicolas.

Sumber merdekacom