Daerah

FLLAJ Cilacap Selaraskan Program Keselamatan, Jasa Raharja Wangon Pastikan Santunan SWDKLLJ Tepat Waktu

FLLAJ Cilacap Selaraskan Program Keselamatan, Jasa Raharja Wangon Pastikan Santunan SWDKLLJ Tepat Waktu

Cilacap – Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Cilacap menggelar rapat koordinasi di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap untuk membahas Rancangan Rencana Aksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (RAK LLAJ) pada Selasa, 23 Juni 2026. Pertemuan strategis ini mempertemukan unsur 5 Pilar Keselamatan LLAJ dari tingkat kabupaten maupun Provinsi Jawa Tengah guna menyelaraskan program kerja lintas sektoral yang meliputi Pemerintah Daerah, Kepolisian, Dinas Perhubungan, PT Jasa Raharja, Dinas PUPR, serta Dinas Kesehatan agar berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Dalam forum yang berlangsung PT Jasa Raharja Kantor Pelayanan Tk. I Wangon memperkuat komitmennya dalam mengoptimalkan dana Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebagai instrumen utama perlindungan masyarakat. Kepala PT Jasa Raharja Kantor Pelayanan Tk. I Wangon menegaskan bahwa pengelolaan dana SWDKLLJ yang dihimpun dari pemilik kendaraan bermotor ini difokuskan untuk memberikan kepastian jaminan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Melalui sinergi FLLAJ, Jasa Raharja berkomitmen memangkas birokrasi penanganan klaim demi memastikan penyerahan santunan kepada korban maupun ahli waris dapat terealisasi secara tepat waktu dan tepat sasaran saat terjadi musibah.

Selain menjamin pelayanan santunan yang responsif, Jasa Raharja Wangon juga gencar menjalankan sejumlah program preventif unggulan untuk menekan angka dan fatalitas kecelakaan di wilayah Cilacap. Salah satunya adalah Program Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan masyarakat awam dalam memberikan penanganan darurat yang benar kepada korban sebelum mendapatkan tindakan medis lanjutan.

Upaya edukasi ini juga menyasar sektor pendidikan melalui Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL). Melalui program ini, para guru diberdayakan sebagai agen keselamatan di lingkungan sekolah untuk membangun kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini, mengingat kelompok usia pelajar masih mendominasi angka kecelakaan di Kabupaten Cilacap. Tidak berhenti di situ, Jasa Raharja turut melakukan intensifikasi program keselamatan transportasi hingga ke tingkat akar rumput dengan melibatkan aparatur kecamatan dan desa agar pesan keselamatan dapat tersampaikan secara lebih masif dan berkesinambungan.

Rapat koordinasi yang diselenggarakan pada Selasa, 23 Juni 2026 ini diakhiri dengan kesepakatan bersama dari seluruh pemangku kepentingan bahwa keselamatan berlalu lintas tidak dapat diwujudkan oleh satu instansi saja. Melalui kolaborasi yang kuat dan integrasi program yang selaras antar 5 Pilar Keselamatan, implementasi RAK LLAJ di Kabupaten Cilacap diharapkan dapat berjalan optimal dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus mewujudkan transportasi yang aman menuju Indonesia Maju.