Nasional

Patungan Beli Hutan Viral, DPR : Sindiran Keras ke Pemerintah

Patungan Beli Hutan Viral, DPR : Sindiran Keras ke Pemerintah

Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan angkat bicara soal gerakan patungan beli hutan yang ramai di media sosial.

Menurut Daniel, gerakan tersebut sindiran keras ke pemerintah dalam pengelolaan hutan di Tanah Air.

“Ini sindiran tajam untuk pemerintah, meskipun secara ide menarik dan bentuk kepedulian bersama atas rusaknya hutan dan lingkungan. Ide patungan membeli hutan agar bisa mengatasi masalah deforestasi mencerminkan rasa kekecewaan yang dalam,” kata Daniel Johan kepada wartawan, Rabu (10/12). 

Daniel menyebut, banyak pelaku penebangan hutan justru tak mendapat hukuman dan efek jera.

“Kondisi degradasi hutan kian tahun semakin habis dan menimbulkan bencana ekologis yang menelan korban dan harta benda. Sementara para pelaku tidak pernah bertanggung jawab atas ulahnya terhadap rusaknya hutan,” ujarnya. 

Tamparan Bagi Pemerintah

Menurut Daniel, gerakan patungan membeli hutan sebagai tamparan bagi pemerintah. Ia menyebut rakyat punya andil dalam melestarikan sumber daya alam di Indonesia. 

“Ini bentuk tamparan buat pengambil kebijakan yang dengan mudah memberi izin konsensi tanpa pengawasan yang baik. Ide ini kalau berhasil akan menjadi terobosan baru menyelamatkan hutan dan dengan ‘patungan’ artinya hutan menjadi milik rakyat, bukan hutan milik negara semata,” kata Daniel.