Google Maps dikenal sebagai aplikasi untuk navigasi, namun dalam beberapa tahun terakhir, fungsinya telah berkembang menjadi alat yang multifungsi untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari. Selain membantu dalam hal arah, aplikasi ini juga dapat digunakan untuk merencanakan aktivitas harian, menyimpan lokasi favorit, dan memantau tingkat keramaian sebelum pergi ke suatu tempat.
Berikut adalah lima cara penggunaan Google Maps yang mungkin belum banyak diketahui, seperti yang dikutip dari Androidpolice pada Kamis (27/11).
Timeline Sebagai Arsip Perjalanan Pribadi
Fitur Timeline di Google Maps secara otomatis mencatat riwayat lokasi yang telah dikunjungi oleh pengguna. Dengan adanya fitur ini, pengguna dapat melihat kembali tempat-tempat yang pernah disinggahi, rute yang diambil, dan durasi berada di lokasi tersebut.
Banyak orang menganggap fitur ini sebagai buku harian digital yang membantu mengingat kunjungan terakhir ke toko, kafe, atau layanan tertentu. Bahkan, saat ingin mengenang aktivitas dalam setahun terakhir atau menyusun catatan perjalanan liburan, fitur ini sangat memudahkan tanpa harus mencatat secara manual.
Menyimpan Koleksi Lokasi Favorit
Google Maps memungkinkan pengguna untuk menyimpan tempat-tempat yang dianggap menarik atau memberikan pengalaman positif. Rekomendasi pribadi seperti restoran yang disukai, bengkel yang terpercaya, atau klinik dengan pelayanan terbaik bisa disimpan dalam daftar khusus.
Pengguna juga dapat menambahkan catatan kecil sebagai pengingat, seperti “tempat yang nyaman untuk bekerja” atau “pelayanan yang cepat.” Seiring waktu, daftar ini menjadi referensi yang lebih akurat daripada mengandalkan ulasan acak di internet. Jika membutuhkan referensi dengan cepat, pengguna hanya perlu membuka daftar tersebut tanpa harus mencarinya lagi.
Menghindari Keramaian dengan Grafik Popular Times
Grafik Popular Times yang tersedia di Google Maps menunjukkan perkiraan tingkat keramaian di suatu lokasi, termasuk kondisi real-time. Informasi ini sangat berguna untuk menghindari antrean panjang di supermarket, kafe, atau salon.
Dengan melihat grafik tersebut, pengguna dapat memilih waktu yang lebih sepi untuk berkunjung, sehingga aktivitas dapat dilakukan dengan lebih cepat dan nyaman. Fitur ini akan muncul secara otomatis saat membuka profil lokasi tanpa perlu melakukan pengaturan tambahan.
Membantu Merencanakan Aktivitas Akhir Pekan
Bagi para penggemar eksplorasi, Google Maps dapat berfungsi sebagai perencana kegiatan untuk akhir pekan. Setiap kali pengguna menemukan lokasi menarik, seperti restoran baru, galeri seni, atau toko buku, mereka dapat menyimpannya dalam daftar khusus.
Ketika akhir pekan tiba, semua lokasi tersebut akan muncul dalam satu daftar yang mudah diakses. Selain itu, peta juga menampilkan lokasi-lokasi yang berdekatan, sehingga pengguna dapat merencanakan rute kunjungan tanpa harus berpindah aplikasi. Informasi tambahan seperti jam buka, ulasan, dan grafik keramaian juga membantu pengguna untuk membuat keputusan yang tepat selama perjalanan.
Memudahkan Berbagi Rekomendasi Tempat
Berbagi rekomendasi tempat kini tidak perlu lagi dilakukan dengan tangkapan layar atau pesan panjang. Google Maps menawarkan fitur berbagi daftar yang memungkinkan pengguna untuk mengirimkan satu tautan yang berisi semua rekomendasi lokasi. Penerima tautan tersebut dapat langsung melihat peta, jam buka, foto, dan ulasan dalam satu tampilan. Selain itu, teman atau keluarga juga dapat menambahkan lokasi lain ke dalam daftar tersebut. Fitur ini sangat bermanfaat untuk merencanakan liburan atau agenda kumpul-kumpul tanpa perlu diskusi panjang di grup chat.
Kesimpulan
Meskipun awalnya dirancang untuk navigasi, Google Maps kini telah bertransformasi menjadi alat yang sangat berguna dalam aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengingat tempat yang pernah dikunjungi, menyusun daftar lokasi favorit, menghindari keramaian, merencanakan akhir pekan, hingga berbagi rekomendasi—semua itu dapat dilakukan dengan mudah tanpa memerlukan aplikasi tambahan.
Transformasi Google Maps
Google juga telah meningkatkan chatbot AI Gemini untuk Google Maps dengan fitur tambahan yang lebih lengkap, termasuk kemampuan perencanaan rute melalui percakapan serta pemanfaatan landmark dan bisnis terdekat untuk membantu navigasi. Secara bertahap, Google telah mulai mengintegrasikan AI ke dalam berbagai produk yang mereka miliki. Saat ini, perusahaan tersebut sedang menanamkan teknologi AI ke dalam beberapa fungsi utama di Maps. Pengguna kini dapat mengajukan pertanyaan terbuka kepada Gemini saat menggunakan Maps, baik ketika mereka berkendara maupun berjalan kaki.
Menurut laporan yang dikutip dari The Verge pada Selasa (18/11/2025), sistem ini menggabungkan data geografis dari Maps dengan wawasan lokal mengenai komunitas untuk memberikan informasi terkait bisnis atau destinasi. Sebagai contoh, pengguna dapat meminta rekomendasi restoran tertentu kepada AI Gemini di sepanjang rute yang mereka pilih dan bahkan meminta perubahan rute menuju salah satu tempat yang direkomendasikan. “Ini menghubungkan informasi tepercaya dari web, ulasan dari komunitas Maps, dan semua data geospasial kaya yang dimiliki Maps,” kata Vishal Dutta, Manajer Produk grup Google Maps. “Selanjutnya, Gemini mengintegrasikan semua informasi tersebut dengan kemampuan meringkasnya menjadi satu jawaban yang jelas dan bermanfaat yang dapat kamu gunakan langsung saat bepergian,” tambahnya.
Fitur Baru Google Maps
Menurut laporan dari ZDnet, Google telah memperkenalkan empat pembaruan baru di Google Maps yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna, termasuk penambahan fitur multimoda yang inovatif. Dengan integrasi AI Gemini, Google Maps kini menawarkan empat fitur baru yang bertujuan untuk memudahkan pengguna saat melakukan perjalanan. Berikut adalah fitur-fitur baru yang telah dihadirkan:
- Bicara dengan Google Maps
Ketika pengguna sedang dalam perjalanan menuju lokasi tertentu, Google akan memberikan saran dengan ucapan seperti, “Apakah ada restoran mudah di sepanjang rute?” atau “Bagaimana kondisi parkir di sana?”. Selain itu, pengguna juga dapat meminta Gemini di aplikasi Google Maps untuk menambahkan acara ke kalender, berbincang tentang peristiwa terkini, atau bahkan mendiskusikan tujuan yang akan dikunjungi. Dengan fitur ini, pengguna dapat melaporkan insiden yang mereka temui selama perjalanan tanpa harus melihat jauh dari jalan. Untuk mengaktifkan Gemini, pengguna cukup mengucapkan “Hai Google” atau mengetuk ikon Gemini yang terletak di pojok kanan atas Google Maps.
- Dapatkan Arahan yang Lebih Deskriptif
Sejak peluncuran GPS, petunjuk arah yang diberikan umumnya terbatas pada instruksi belokan yang merujuk pada jarak, seperti “belok kiri 600 meter”. Namun, metode ini sering kali membingungkan, terutama ketika pengguna mengemudi di area yang tidak familiar. Kini, Gemini dapat menampilkan lokasi-lokasi penting di peta yang mudah dikenali serta memberikan petunjuk arah yang lebih jelas. Dengan menganalisis basis data tempat-tempat di Google Maps dan membandingkannya dengan gambar Street View, Gemini dapat mengidentifikasi landmark sepanjang rute. Fitur ini sudah tersedia bagi pengguna Android dan iOS di Amerika Serikat.
- Peringatan Lalu Lintas
Untuk membantu pengguna menghadapi kemacetan, Google kini memberikan notifikasi tentang kemungkinan gangguan di jalan. Pengguna akan diberi tahu mengenai penutupan jalan atau kemacetan yang mungkin terjadi. Fitur ini telah diluncurkan di Amerika untuk pengguna Android.
- Google Lens dengan Gemini
Fitur terbaru Google Maps ini memanfaatkan Google Lens untuk membantu pengguna menjelajahi tujuan mereka setelah tiba. Pengguna dapat berinteraksi dengan Google Maps untuk meminta Gemini menunjukkan lokasi-lokasi di sekitar mereka. Google menjelaskan bahwa fitur ini menggabungkan kemampuan ringkasan Gemini dengan pemahaman Google Maps tentang berbagai tempat, sehingga memberikan informasi yang dibutuhkan pengguna selama perjalanan. Fitur ini direncanakan untuk diluncurkan secara bertahap pada akhir November 2025 di Amerika Serikat untuk pengguna Android dan iOS. Sumber merdeka
