Politik

Bupati Subang Bantah Tuduhan Terima Setoran Ratusan Juta dari Pejabat

Bupati Subang Bantah Tuduhan Terima Setoran Ratusan Juta dari Pejabat

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, membantah kabar yang menyebutkan dirinya menerima setoran hingga ratusan juta rupiah dari para kepala dinas terkait proses rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang, Jawa Barat.

“Saya pastikan, isu tersebut tidak benar. Kondisi ASN di lingkungan Pemkab Subang baik-baik saja dan tetap bekerja dengan penuh semangat untuk melayani masyarakat,” kata Bupati, dikutip Rabu, di Subang.


Latar Belakang Isu

Kabar tersebut mencuat setelah dr. Maxi, mantan Kepala Dinas Kesehatan Subang, mengundurkan diri. Dalam proses rotasi, Maxi dialihkan menjadi Staf Ahli Bupati Subang.

Beredar pengakuan yang menyatakan bahwa Maxi menyerahkan uang tunai Rp100 juta melalui salah seorang pejabat di Dinas PUPR Subang.

Isu ini memicu spekulasi bahwa Bupati Subang meminta setoran dari pejabat di lingkungan Pemkab Subang.


Bupati Tegaskan Proses Rotasi-Mutasi Profesional

Bupati Reynaldy menegaskan bahwa seluruh proses rotasi dan mutasi jabatan di Pemkab Subang dilakukan secara profesional dan transparan, bukan berdasarkan setoran atau kepentingan pribadi.

“Kalau ada isu yang mengatakan saya menerima uang Rp50 juta sampai Rp100 juta, itu tidak benar. Bisa ditanyakan langsung kepada seluruh kepala OPD, pernah nggak saya minta uang?” ujarnya.


Tahapan Rotasi dan Mutasi yang Transparan

Menurut Bupati, proses rotasi dan mutasi tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba. Setiap tahapannya membutuhkan waktu hingga dua bulan untuk memastikan prosedur berjalan sesuai regulasi.

Ia juga menanggapi pengunduran diri beberapa pejabat eselon II yang memilih mundur setelah proses rotasi. Bupati menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak masalah selama didasari alasan yang jujur dan bukan karena menyebarkan fitnah.

Dikutip dari antaranews.com