Sleman – Jasa Raharja Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta terus memperluas pelaksanaan Samsat Initiative for Growth Achievement Program (SIGAP) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Melalui program tersebut, Jasa Raharja melaksanakan kunjungan ke PT Sumber Buana Motor yang berlokasi di Jalan Magelang No. 135B, Rogoyudan, Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, pada Jumat (26/6/2026).
Kegiatan ini bertujuan melakukan pembaruan dan validasi data kendaraan perusahaan yang masih dimiliki maupun yang telah berpindah kepemilikan. Seluruh hasil pendataan akan diperbarui ke dalam aplikasi Ceri Jasa Raharja sebagai dasar pelaksanaan pembinaan dan tindak lanjut dalam meningkatkan kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ serta mendukung optimalisasi collection rate Kanwil D.I. Yogyakarta.
Dalam kunjungan tersebut, Penanggung Jawab Samsat Sleman, M. Fauzi Zamzam, berkoordinasi dengan Guruh Gerinanto selaku perwakilan PT Sumber Buana Motor. Selain melakukan verifikasi data kendaraan, petugas juga menyampaikan sosialisasi mengenai peran dan fungsi Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas. Petugas turut mengingatkan pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor serta disiplin dalam melakukan pembayaran PKB dan SWDKLLJ sebelum jatuh tempo.
Berdasarkan hasil kegiatan, berhasil diperoleh data sebanyak 15 Nomor Polisi (Nopol) yang akan menjadi bahan tindak lanjut melalui pendekatan Customer Relationship Management (CRM), program SIGAP, serta kegiatan pendataan dan pembinaan kepada wajib pajak. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi data kendaraan sekaligus mendorong penyelesaian kewajiban administrasi kendaraan secara tepat waktu.
Melalui implementasi SIGAP secara berkelanjutan, Jasa Raharja terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha sebagai mitra strategis dalam menciptakan tertib administrasi kendaraan bermotor. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak, mengoptimalkan penerimaan PKB dan SWDKLLJ, serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin efektif, akurat, dan akuntabel di Daerah Istimewa Yogyakarta.
