Mataram – Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) menghadiri rapat koordinasi terkait implementasi sterilisasi Pelabuhan Lembar yang diselenggarakan di ruang rapat PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Lembar pada hari Selasa (23/06/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai instansi dan stakeholder terkait sebagai bentuk sinergi dalam mempersiapkan pelaksanaan kebijakan sterilisasi pelabuhan yang akan mulai diberlakukan pada 1 Juli 2026.
Rapat tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendukung kelancaran penerapan sistem sterilisasi di kawasan Pelabuhan Lembar. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan ketertiban, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa penyeberangan yang memanfaatkan layanan transportasi laut melalui pelabuhan tersebut.
Dalam forum tersebut, pihak PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Lembar memaparkan mekanisme pelaksanaan sterilisasi pelabuhan, termasuk pengaturan arus kendaraan dan penumpang, sistem pemeriksaan tiket, serta pengawasan terhadap area steril yang hanya dapat diakses oleh pengguna jasa yang telah memenuhi persyaratan keberangkatan.
Jasa Raharja NTB menyambut baik implementasi kebijakan tersebut karena sejalan dengan upaya peningkatan keselamatan dan perlindungan bagi pengguna transportasi umum. Dengan adanya sterilisasi pelabuhan, proses pendataan penumpang dan kendaraan diharapkan menjadi lebih tertib sehingga mendukung terciptanya sistem transportasi yang aman dan terintegrasi.
Selain membahas aspek operasional, rapat juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai potensi kendala yang mungkin dihadapi saat pelaksanaan di lapangan. Seluruh peserta rapat memberikan masukan dan rekomendasi guna memastikan proses transisi menuju penerapan sterilisasi pelabuhan dapat berjalan dengan lancar dan efektif.
Sebagai salah satu mitra strategis dalam penyelenggaraan perlindungan dasar bagi penumpang angkutan umum, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan keselamatan transportasi. Koordinasi yang baik antarinstansi menjadi faktor penting dalam memastikan setiap kebijakan dapat diimplementasikan secara optimal.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh stakeholder memiliki pemahaman dan kesiapan yang sama dalam menghadapi pemberlakuan sterilisasi Pelabuhan Lembar pada 1 Juli 2026. Dengan kolaborasi yang solid antara PT ASDP Indonesia Ferry, Jasa Raharja, dan instansi terkait lainnya, diharapkan pelayanan kepada masyarakat semakin baik serta tercipta transportasi penyeberangan yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan.
