Politik

‎Pendaftaran Diperpanjang, DPRD Jabar Ungkap Biang Masalah SPMB 2026‎‎

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Zaini Shofari saat meninjau Kantor Disdik

‎Pendaftaran Diperpanjang, DPRD Jabar Ungkap Biang Masalah SPMB 2026‎‎

JAKARTA – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Jawa Barat menuai sorotan. DPRD Jawa Barat mengungkap, perpanjangan masa pendaftaran tak lepas dari lemahnya kesiapan aplikasi yang digunakan.

‎‎Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Zaini Shofari, mengatakan banyaknya keluhan dari orang tua siswa menjadi indikator bahwa sistem belum siap digunakan secara optimal. ‎‎Temuan itu didapat saat ia melakukan sidak ke Aula Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Selasa (9/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, berbagai kendala teknis masih terjadi, mulai dari akses hingga penggunaan aplikasi. ‎‎“Banyak aduan yang masuk, ini menunjukkan sistem belum siap sepenuhnya,” kata Zaini.

‎‎Ia menilai, salah satu akar persoalan adalah tidak adanya uji coba atau simulasi sebelum aplikasi diterapkan secara luas. Padahal, menurutnya, tahapan tersebut krusial untuk memastikan sistem berjalan lancar saat digunakan masyarakat.‎‎

Akibat berbagai kendala itu, masa pendaftaran yang seharusnya telah ditutup akhirnya diperpanjang hingga Rabu guna memberi kesempatan kepada calon peserta didik.‎‎

Zaini menegaskan, perpanjangan ini seharusnya tidak perlu terjadi jika persiapan dilakukan lebih matang sejak awal.

‎‎“Kalau sejak awal ada simulasi, masyarakat sudah terbiasa. Jadi tidak akan banyak kendala seperti sekarang,” ujarnya.

‎‎Ia pun meminta pemerintah daerah menjadikan persoalan ini sebagai bahan evaluasi serius agar pelaksanaan SPMB di tahun berikutnya bisa lebih siap dan tidak kembali merugikan masyarakat.