Daerah

Jasa Raharja Kalteng Perkuat Sinergi dengan Kecamatan Jekan Raya untuk Tingkatkan Kepatuhan PKB dan SWDKLLJ

Jasa Raharja Kalteng Perkuat Sinergi dengan Kecamatan Jekan Raya untuk Tingkatkan Kepatuhan PKB dan SWDKLLJ

Kalimantan Tengah – Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Tengah melalui Penanggung Jawab Samsat Palangka Raya, Yogi Permana, terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Salah satunya melalui kegiatan koordinasi dan silaturahmi bersama Pemerintah Kecamatan Jekan Raya yang dilaksanakan pada Selasa (9/6) di Kantor Kecamatan Jekan Raya. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat sinergi sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan PKB dan SWDKLLJ di wilayah Kota Palangka Raya, khususnya Kecamatan Jekan Raya.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai upaya yang dapat dilakukan secara bersama-sama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor. Selain berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah, kepatuhan dalam membayar PKB dan SWDKLLJ juga menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung keberlangsungan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas serta pembangunan daerah.

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Kalimantan Tengah, Alfin Syahrin, menyampaikan bahwa dukungan dari pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan memiliki peran penting dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat. “Sinergi dengan pemerintah kecamatan merupakan salah satu langkah strategis untuk memperluas penyampaian informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar PKB dan SWDKLLJ secara tepat waktu. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan tingkat kepatuhan masyarakat dapat terus meningkat sehingga memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan keberlangsungan perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas,” ujar Alfin.

Lebih lanjut, Alfin menegaskan bahwa Jasa Raharja akan terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung optimalisasi penerimaan PKB dan SWDKLLJ. Melalui pendekatan kolaboratif dan edukatif, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor semakin meningkat, sehingga tercipta budaya tertib administrasi dan ekosistem transportasi yang lebih aman serta berkeselamatan di Kalimantan Tengah.