Mataram – Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat sinergi dengan para operator melalui kegiatan Customer Relationship Management (CRM) terkait Iuran Wajib Kapal Laut (IWKL). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan langsung ke sejumlah operator angkutan laut di wilayah Lombok Timur pada hari Kamis (16/04/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran IWKL sekaligus mempererat hubungan kemitraan yang telah terjalin.
Dalam kunjungan tersebut, petugas Jasa Raharja NTB, dalam hal ini Supiandi melakukan dialog interaktif dengan para pemilik dan pengelola operator kapal laut. Diskusi difokuskan pada pemahaman kewajiban pembayaran IWKL, manfaat perlindungan bagi penumpang, serta kendala yang dihadapi oleh operator dalam pemenuhan kewajiban tersebut. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan komunikasi dua arah yang konstruktif.
Selain itu, Jasa Raharja juga memberikan sosialisasi terkait peran dan fungsi perusahaan dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat pengguna transportasi laut. Penjelasan mengenai mekanisme santunan bagi korban kecelakaan transportasi laut menjadi salah satu poin utama, sehingga operator semakin memahami pentingnya kontribusi IWKL dalam menjamin keselamatan penumpang.
Kegiatan CRM ini juga menjadi sarana untuk melakukan pencocokan data manifest penumpang dengan data pembayaran IWKL yang telah disetorkan oleh operator. Melalui proses ini, Jasa Raharja dapat memastikan kesesuaian antara jumlah penumpang yang diangkut dengan kewajiban iuran yang dibayarkan, sehingga potensi ketidaksesuaian data dapat diminimalisir.
Selain pencocokan data, kegiatan ini juga mencakup pendataan dan pemutakhiran informasi terkait armada kapal serta kondisi operasional masing-masing operator. Dengan data yang akurat dan terintegrasi, Jasa Raharja dapat melakukan pemetaan potensi penerimaan IWKL serta merancang strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan kepatuhan.
Tidak hanya berfokus pada aspek administratif, Jasa Raharja NTB juga mengajak para operator kapal laut untuk bersama-sama meningkatkan budaya keselamatan dalam transportasi laut. Operator diimbau untuk memastikan kondisi kapal laik laut, kelengkapan alat keselamatan, serta meningkatkan kesadaran awak kapal dalam mematuhi standar keselamatan pelayaran.
Para operator angkutan laut di Lombok Timur menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan komitmennya untuk mendukung program Jasa Raharja. Mereka juga mengapresiasi pendekatan persuasif yang dilakukan, sehingga setiap permasalahan dapat dibahas secara terbuka dan solutif.
Melalui kegiatan CRM IWKL ini, Jasa Raharja NTB berharap dapat meningkatkan tingkat kepatuhan pembayaran iuran sekaligus memperkuat kolaborasi dengan operator transportasi laut demi terciptanya layanan yang aman, tertib, dan akuntabel.
