Daerah

Jasa Raharja Tegal Perkuat Peran Pelajar sebagai Agen Perubahan Keselamatan Lalu Lintas

Jasa Raharja Tegal Perkuat Peran Pelajar sebagai Agen Perubahan Keselamatan Lalu Lintas

TEGAL – Kantor Pelayanan Jasa Raharja TK. I Tegal berpartisipasi aktif menjadi narasumber dalam ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Kota Tegal Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kampus Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal, Selasa (9/6/2026), ini bertujuan mencetak generasi muda yang sadar akan pentingnya etika dan keselamatan di jalan raya.

Mengusung tema “Inovasi Teknologi dan Etika Transportasi sebagai Manifestasi Keselamatan Jalan di Era Digital”, acara ini menghadirkan kolaborasi lintas sektoral antara Jasa Raharja, Polres Tegal Kota, Dinas Perhubungan Kota Tegal, dan pihak akademisi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tegal, Abdul Kadir, S.H., M.H., dalam sambutannya menekankan peran strategis pelajar. “Diharapkan para pelajar dapat menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya, dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi tentang disiplin berlalu lintas demi terciptanya jalan raya yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Direktur PKTJ Tegal, Bambang Istiyanto, S.Si.T., M.T., menegaskan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab kolektif. “Setiap individu memiliki peran, dan dimulai dari pelajar, diharapkan muncul agen-agen perubahan dalam membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan,” tambah Bambang.

Dalam sesi pemaparan, Penanggung Jawab Pelayanan Jasa Raharja Tegal, Muhammad Yunus, memaparkan peran krusial Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar sesuai amanat UU No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan UU No. 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Yunus memberikan catatan penting terkait tingginya angka kecelakaan yang melibatkan usia produktif di wilayah kerja Jasa Raharja Tegal. “Pelajar menjadi salah satu kelompok dengan jumlah korban tertinggi. Oleh karena itu, kegiatan ini sangat strategis untuk membentuk budaya tertib berlalu lintas. Kami berharap para pelajar dapat menyebarluaskan pesan keselamatan melalui cara-cara yang kreatif dan inovatif di era digital ini agar pesan tersebut lebih efektif diterima oleh rekan sebaya,” jelasnya.

Sementara itu, Kanit Kamsel Polres Tegal Kota, IPTU Yuli Siswanto, S.H., menambahkan bahwa kedisiplinan dan kepatuhan adalah fondasi utama. “Pelajar harus menjadi teladan di sekolah, keluarga, maupun masyarakat luas. Dengan bijak menggunakan teknologi dan menjunjung tinggi etika transportasi, generasi muda mampu membawa perubahan positif dalam menekan angka fatalitas kecelakaan,” pungkas Yuli.

Melalui pemilihan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga memiliki tanggung jawab tinggi dalam mewujudkan keselamatan sebagai kebutuhan bersama di jalan raya.