Jayapura – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Tim Pembina Samsat Provinsi Papua menggelar pengundian hadiah Gebyar Pajak Tahun 2026 dengan mengusung tema “Taat Bayar Pajak, Papua Hebat!”. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah menunjukkan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bapenda Provinsi Papua tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, S.P., M.Eng. Turut hadir Pimpinan PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua, Herman Haurissa, S.E., M.M., jajaran Tim Pembina Samsat, mitra dan stakeholder strategis, serta sejumlah tamu undangan.
Pengundian hadiah dilaksanakan secara terbuka dan transparan dengan disaksikan oleh notaris, Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua, serta perwakilan Kepolisian Daerah Papua, sebagai bentuk komitmen penyelenggara dalam memastikan proses pengundian berlangsung secara objektif dan akuntabel.
Pada Gebyar Pajak Tahun 2026, Tim Pembina Samsat Provinsi Papua menyediakan sejumlah hadiah menarik bagi wajib pajak yang memenuhi kriteria kepatuhan, berupa logam mulia dengan total 14 gram, 2 unit sepeda motor, 1 unit kulkas, 1 unit mesin cuci, dan 2 unit kipas angin.
Pimpinan PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua, Herman Haurissa, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Gebyar Pajak bukan sekadar kegiatan pengundian hadiah, tetapi merupakan bagian dari strategi untuk membangun budaya taat pajak sekaligus memberikan penghargaan kepada masyarakat yang telah menjalankan kewajibannya.
“Melalui Gebyar Pajak ini, kami ingin memberikan apresiasi kepada wajib pajak yang telah taat dan tepat waktu dalam membayar PKB. Tema ‘Taat Bayar Pajak, Papua Hebat!’ menjadi pengingat bahwa kepatuhan masyarakat memiliki kontribusi penting dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Herman.
Menurutnya, pembayaran PKB tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga merupakan salah satu bentuk kontribusi masyarakat terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sementara pemenuhan SWDKLLJ turut mendukung keberlangsungan perlindungan dasar bagi masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas jalan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Herman menambahkan, Tim Pembina Samsat akan terus memperkuat sinergi dan menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat. Selain melalui program apresiasi, upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi, pelayanan Samsat Keliling, digitalisasi pembayaran melalui SIGNAL, kegiatan Door to Door, serta berbagai kegiatan jemput bola lainnya.
Antusiasme terlihat dari para tamu dan undangan yang mengikuti rangkaian kegiatan hingga proses pengundian hadiah. Program ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi masyarakat untuk tidak menunda pembayaran pajak kendaraan dan semakin sadar akan pentingnya memenuhi kewajiban PKB dan SWDKLLJ.
Melalui Gebyar Pajak Tahun 2026, Tim Pembina Samsat Provinsi Papua berharap semangat “Taat Bayar Pajak, Papua Hebat!” dapat terus digaungkan di tengah masyarakat.
Karena pajak yang dibayarkan tepat waktu bukan hanya bentuk kepatuhan, tetapi juga kontribusi nyata untuk pembangunan Papua yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
