Daerah

Monitoring Pasca Lebaran, Jasa Raharja DIY Perkuat Sinergi dengan Rumah Sakit dan Kepolisian

Monitoring Pasca Lebaran, Jasa Raharja DIY Perkuat Sinergi dengan Rumah Sakit dan Kepolisian

Yogyakarta — Dalam rangka memastikan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat pasca berakhirnya Operasi Ketupat Idul Fitri, Kantor Wilayah Jasa Raharja D.I. Yogyakarta melaksanakan kegiatan peninjauan monitoring yang dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasional pada Jumat, 27 Maret 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan terbaik selama periode arus mudik dan balik Lebaran, khususnya setelah selesainya operasi pengamanan terpadu.

Peninjauan monitoring dilaksanakan di beberapa titik strategis pelayanan publik, yakni RS Panti Rapih, RS Mata YAP, serta Stasiun Tugu KAI Yogyakarta. Lokasi tersebut dipilih karena merupakan pusat aktivitas masyarakat yang memiliki potensi tinggi terhadap kebutuhan pelayanan pasca kecelakaan maupun mobilitas masyarakat selama masa Lebaran.
Kegiatan ini dipimpin oleh Harry Herawan selaku Kepala Bagian Operasional, didampingi oleh Frenki Sahat selaku Kepala Subbagian Administrasi Santunan. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan koordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait, antara lain Kepolisian, rumah sakit, serta mitra kerja lainnya guna memastikan sinergi pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan optimal.

Melalui kegiatan monitoring ini, Jasa Raharja tidak hanya melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan selama periode Lebaran, tetapi juga memastikan bahwa seluruh mekanisme penanganan korban kecelakaan lalu lintas berjalan dengan cepat, tepat, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat.

Diharapkan melalui peninjauan ini, kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan, serta mampu memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi momentum mobilitas tinggi selama dan setelah perayaan Idul Fitri. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Jasa Raharja dalam mendukung keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Bagian Oprasional PT Jasa Raharja D.I. Yogyakarta, Harry Herawan menyampaikan bahwa kegiatan peninjauan monitoring yang dilaksanakan pasca berakhirnya Operasi Ketupat Idul Fitri merupakan langkah strategis untuk memastikan kesinambungan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa momentum setelah operasi pengamanan terpadu tetap membutuhkan perhatian serius, mengingat mobilitas masyarakat yang masih tinggi serta potensi risiko kecelakaan lalu lintas yang tetap ada.

Lebih lanjut, Harry Herawan mengapresiasi pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh Kepala Bagian Operasional beserta jajaran, termasuk sinergi yang terjalin dengan Kepolisian, rumah sakit, dan mitra kerja lainnya. Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memastikan penanganan korban kecelakaan dapat dilakukan secara cepat dan tepat, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan yang responsif dan humanis.

Sebagai penutup, Harry Herawan menegaskan komitmen PT Jasa Raharja untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, tidak hanya pada saat puncak arus mudik dan balik, tetapi juga pada periode pasca Lebaran. Ia berharap melalui kegiatan monitoring ini, seluruh jajaran dapat melakukan evaluasi berkelanjutan serta memperkuat sistem pelayanan, sehingga mampu memberikan perlindungan dasar yang maksimal dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Jasa Raharja.