Sukabumi – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi dan Pilar-Pilar Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) mengikuti Zoom Meeting bersama Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) dalam rangka Rapat Lintas Sektoral kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Polres Sukabumi Kota sebagai bagian dari koordinasi nasional pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.
Zoom Meeting yang dipimpin secara terpusat oleh Mabes Polri ini diikuti secara serentak oleh jajaran Polda dan Polres seluruh Indonesia. Dalam arahannya, Mabes Polri menekankan pentingnya kesiapan personel, sarana dan prasarana, pendirian pos pengamanan (Pos Pam) dan pos pelayanan (Pos Yan), rekayasa lalu lintas, serta langkah mitigasi terhadap potensi kemacetan, kecelakaan lalu lintas, dan gangguan kamtibmas selama periode arus mudik dan arus balik.
Di Kota Sukabumi, kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, antara lain Walikota dan Wakil walikota, Kapolres, Ketua DPRD, Kodim 0607/Sukabumi, Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi, Pengadilan Negeri Sukabumi, Jasa Raharja Cabang Sukabumi, dan penanggungjawab Pilar FLLAJ di Kota Sukabumi.
Dalam forum tersebut, dilakukan pemaparan terkait:
• Pemetaan titik rawan kemacetan dan kecelakaan
• Strategi pengamanan jalur utama dan jalur alternatif
• Kesiapan fasilitas kesehatan dan layanan darurat
• Pola komunikasi dan pelaporan lintas instansi selama operasi berlangsung
Jasa Raharja yang memiliki mandat memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja menyampaikan kesiapan dukungan operasional selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Komitmen tersebut meliputi:
• Peningkatan koordinasi dengan kepolisian dan rumah sakit
• Monitoring intensif kejadian kecelakaan lalu lintas
• Percepatan proses penjaminan biaya perawatan korban di rumah sakit
• Percepatan penyerahan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia
Partisipasi aktif Jasa Raharja dalam rapat lintas sektoral ini merupakan wujud sinergi dan kolaborasi antarinstansi guna mewujudkan mudik yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat.
Dengan koordinasi yang solid dan kesiapan seluruh stakeholder, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 dapat berjalan optimal serta mampu menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban selama periode arus mudik dan arus balik.
