Tasikmalaya – Dalam rangka meningkatkan pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya melaksanakan kegiatan Sigap Instansi di tiga lokasi perusahaan, yaitu PT Tunas Artha Mandiri, PT Rico Tiara, dan CV Armey Jaya Mandiri.
Kegiatan Sigap Instansi ini merupakan bentuk komitmen Jasa Raharja dalam mendukung optimalisasi penerimaan PKB dan SWDKLLJ melalui pendekatan langsung kepada instansi maupun badan usaha yang memiliki armada kendaraan operasional. Melalui kegiatan ini, petugas melakukan pendataan, monitoring, serta sosialisasi terkait pentingnya kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ.
Kepala Cabang PT Jasa Raharja Tasikmalaya Wahyu Pria Wibowo, SE menyampaikan bahwa kolaborasi dan komunikasi aktif dengan perusahaan pemilik armada menjadi salah satu strategi efektif dalam mendorong kepatuhan administrasi kendaraan. Selain memberikan edukasi mengenai kewajiban pembayaran PKB dan SWDKLLJ, tim juga melakukan pengecekan data kendaraan yang masih memiliki tunggakan serta memberikan informasi mekanisme dan kanal pembayaran yang tersedia.
“Melalui kegiatan Sigap Instansi ini, kami berharap perusahaan dapat memastikan seluruh kendaraan operasionalnya dalam kondisi taat pajak dan terlindungi oleh SWDKLLJ. Kepatuhan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat apabila terjadi risiko kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Kegiatan di PT Tunas Artha Mandiri, PT Rico Tiara, dan CV Armey Jaya Mandiri disambut baik oleh manajemen perusahaan. Pihak perusahaan menyatakan komitmennya untuk segera melakukan pelunasan terhadap kendaraan yang masih belum memenuhi kewajiban administrasi, sekaligus memastikan pembayaran PKB dan SWDKLLJ dilakukan tepat waktu ke depannya.
PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kepatuhan pajak kendaraan bermotor serta memperkuat sinergi antarinstansi demi pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
