Kab. Banjar – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan sosialisasi di Pondok Pesantren Takhashush Diniyah, Kabupaten Banjar, pada Senin (09/02/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman santri dan santriwati mengenai peran dan fungsi Jasa Raharja serta pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Sosialisasi disampaikan oleh Plt. Kepala Unit Operasional dan Humas PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Selatan, Ricki Pandu Prandana, bersama petugas Mobile Service, Muhammad Noor Taufiq, dengan materi utama mengenai perlindungan dasar Jasa Raharja bagi korban kecelakaan lalu lintas. Kegiatan ini juga menghadirkan pemateri dari Polresta Banjarmasin Unit Keamanan dan Keselamatan serta Trainer dari Honda AHM, yang memberikan edukasi keselamatan berkendara secara komprehensif.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 162 peserta yang terdiri dari santri dan santriwati Pondok Pesantren Takhashush Diniyah. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, yang dikemas secara edukatif dan interaktif agar mudah dipahami serta relevan dengan aktivitas keseharian.
Plt. Kepala Unit Operasional dan Humas, Ricki Pandu Prandana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Jasa Raharja. “Kami ingin menanamkan pemahaman sejak dini kepada para santri bahwa keselamatan berlalu lintas dan perlindungan dasar Jasa Raharja adalah hal penting yang perlu diketahui dan dipahami bersama,” ungkap Ricki Pandu Prandana.
Hal senada disampaikan petugas Mobile Service, Muhammad Noor Taufiq yang menambahkan, “Melalui sosialisasi ini, kami berharap santri dapat menjadi agen keselamatan di lingkungan masing-masing,” ungkap Muhammad Noor Taufiq.
Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kalimantan Selatan, Abdillah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Jasa Raharja berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi, khususnya kepada generasi muda, guna mendukung terciptanya budaya tertib dan selamat berlalu lintas,” tutup Abdillah.
