Daerah

Tingkatkan Respons Penanganan Laka Lantas, Jasa Raharja Purwodadi dan Polres Grobogan Gelar Forum Belajar Bersama

Tingkatkan Respons Penanganan Laka Lantas, Jasa Raharja Purwodadi dan Polres Grobogan Gelar Forum Belajar Bersama

GROBOGAN – Dalam rangka memperkuat koordinasi teknis dan kualitas pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja Kabupaten Grobogan hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan Forum Belajar Bersama yang diinisiasi oleh Polres Grobogan. Kegiatan edukatif ini berlangsung di Posko Sanika Satyawada Polres Grobogan pada Kamis, 5 Februari 2026.

Forum kali ini mengangkat tema strategis: “Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) Laka Lantas dan Tata Cara Pengurusan Jasa Raharja”. Fokus utama diskusi adalah menyelaraskan persepsi mengenai pentingnya akurasi dan kecepatan data laporan kepolisian sebagai dasar penjaminan korban kecelakaan.

Kepala Kantor Wilayah Utama PT Jasa Raharja Jawa Tengah, Triadi, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa kecepatan data dari kepolisian merupakan kunci utama dalam memberikan kepastian jaminan.

“Sinergi ini bertujuan memastikan setiap korban kecelakaan mendapatkan haknya secara cepat dan tepat sesuai amanat UU No. 33 Tahun 1964 dan UU No 34 Tahun 1964. Dengan laporan yang sigap, Jasa Raharja dapat segera memberikan rasa aman kepada korban dan keluarga saat penanganan medis di rumah sakit,” ujarnya.

Suasana belajar bersama menjadi lebih hidup dengan sesi pemahaman materi menggunakan media game interaktif Kahoot. Sebagai bentuk motivasi, tim Jasa Raharja memberikan apresiasi berupa voucher kepada para pemenang serta anggota Polres Grobogan yang telah mendukung sosialisasi digital dengan mengikuti akun Instagram resmi PT Jasa Raharja.

Selain materi teknis, Jasa Raharja juga mengajak seluruh personel Polres Grobogan untuk menjadi pelopor keselamatan dengan tertib membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Melalui forum ini, jajaran Kepolisian diharapkan tidak hanya menjadi penegak hukum saat bertugas, tetapi juga menjadi agen keselamatan di lingkungan kerja, keluarga, dan masyarakat sekitar. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan serta menurunkan tingkat fatalitas korban di wilayah hukum Kabupaten Grobogan.