Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi bergerak menguat di tengah sentimen konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela.
IHSG dibuka naik 30,60 poin atau 0,35 persen ke level 8.778,73. Indeks LQ45 juga menguat 2,08 poin atau 0,24 persen ke posisi 854,08.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim menilai pergerakan IHSG masih berpeluang tertekan jika terjadi aksi jual investor asing. Namun, kenaikan harga minyak mentah dan emas dapat menjadi sentimen positif bagi saham sektor energi dan komoditas.
Dari global, ketegangan meningkat setelah AS menyerang Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro. Situasi ini dikhawatirkan mendorong investor menghindari aset berisiko dan beralih ke instrumen aman seperti dolar AS dan emas.
Selain faktor geopolitik, pelaku pasar juga mencermati rilis data ekonomi dari AS dan dalam negeri, termasuk inflasi, neraca perdagangan, serta cadangan devisa.
Bursa saham regional Asia pagi ini bergerak positif, sejalan dengan penguatan sejumlah bursa global pada perdagangan sebelumnya.
Sumber MediaIndonesia.com
