Ekonomi

MoU PIS–PAL Indonesia, Langkah Strategis Percepat Industri Maritim Nasional

MoU PIS–PAL Indonesia, Langkah Strategis Percepat Industri Maritim Nasional

PT Pertamina International Shipping (PIS) dan PT PAL Indonesia resmi menjajaki kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Kolaborasi ini memperkuat sinergi kedua BUMN di sektor maritim yang telah terbangun sejak pertengahan tahun ini.

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan pembangunan dan modifikasi kapal, pemeliharaan serta perbaikan armada, penguatan kapabilitas perusahaan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Penandatanganan MoU disaksikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dan dilakukan oleh Direktur Utama PIS Surya Tri Harto bersama CEO PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod.

Simon menyebut kolaborasi ini sebagai langkah awal yang positif dalam mendukung transformasi industri energi nasional.

“Ini adalah langkah pertama yang sangat baik. Kami berterima kasih atas dukungan PT PAL. Transformasi harus terus dilakukan untuk membawa industri energi menjadi lebih maju,” ujar Simon dalam keterangan resmi, Kamis (1/1).

Direktur Utama PIS Surya Tri Harto menambahkan, tantangan industri energi global dan domestik mendorong PIS untuk terus memperkuat armada dan layanan.

“Sinergi dengan PT PAL merupakan langkah strategis untuk melayani kebutuhan energi nasional sekaligus memajukan industri maritim dalam negeri,” katanya.

Kolaborasi ini merupakan kelanjutan kerja sama yang telah dirintis sebelumnya, khususnya dalam perawatan, perbaikan, dan pembangunan kapal PIS oleh PT PAL.

Saat ini, PIS telah mendistribusikan sekitar 161 miliar liter minyak, BBM, dan LPG ke dalam dan luar negeri. PIS mengoperasikan sekitar 750 kapal, baik milik maupun sewa, dengan 111 unit merupakan kapal milik sendiri, menjadikannya salah satu operator pelayaran terbesar di Asia Tenggara.

CEO PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menegaskan, perusahaannya berperan sebagai akselerator industri maritim nasional di tengah ketidakpastian global.

“Ini adalah langkah awal untuk menghidupkan industri maritim secara menyeluruh dan menciptakan efek berganda bagi ekosistem nasional,” ujarnya.

Sinergi PIS dan PT PAL diharapkan memperkuat ekosistem pelayaran nasional, membuka peluang baru, serta meningkatkan daya saing Indonesia sebagai negara maritim.

Sumber MediaIndonesia.com