Nasional

Presiden Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri Bahas Kampung Haji hingga Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra

Presiden Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri Bahas Kampung Haji hingga Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra

Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah menteri kabinet Merah Putih dalam pertemuan yang digelar di kediaman pribadinya Hambalang, Bogor, Selasa (23/12).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintah.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa salah satu agenda yang dibahas adalah perkembangan pembangunan Kampung Haji yang telah disepakati oleh Pemerintah Arab Saudi.

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Jemaah Haji Indonesia akan memiliki tempat sendiri selama melaksanakan Ibadah Haji,” kata Teddy dikutip dari siaran pers, Selasa (23/12). DIkutip merdekacom

Bahas Pasokan LPG dan BBM Pasca Banjir Sumatra

Selain itu, Prabowo dan para menteri membahas ketersediaan dan distribusi pasokan LPG dan BBM di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Khususnya, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) di seluruh wilayah Indonesia.

“Ketersediaan dan distribusi pasokan LPG dan BBM pada 3 provinsi terdampak di Sumatra. Serta kesiapan pasokan energi nasional selama periode Natal dan Tahun Baru di seluruh Indonesia,” jelas Teddy.

Teddy menuturkan Presiden Prabowo telah memerintahkan BUMN dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera menyelesaikan pembangunan hunian sementara serta hunian tetap bagi warga terdampak bencana Sumatra. Hal ini agar warga tak terlalu lama tinggal di tenda atau posko pengungsian.

“Pemulihan keadaan di 3 provinsi di Sumatra. Presiden menginstruksikan BUMN dan Kementerian PU menyelesaikan pembangunan rumah hunian sementara secepat mungkin seiring dengan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak,” tutur Teddy

Rapat tersebut dihadiri Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.