Ekonomi

Penanganan Bencana Sumatra, Menko Airlangga: Pemerintah Kerahkan Kekuatan Nasional Secara Maksimal

Penanganan Bencana Sumatra, Menko Airlangga: Pemerintah Kerahkan Kekuatan Nasional Secara Maksimal

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko) Airlangga Hartarto menyampaikan duka mendalam atas bencana banjir Sumatra dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia mengatakan pemerintah bergerak cepat agar penanganan darurat berjalan optimal.

“Marilah kita ucapkan duka sedalam-dalamnya atas musibah banjir dan tanah longsor yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Airlangga dalam Rapat Pimpinan Nasional 2025 di Jakarta, Senin (1/12).

Airlangga menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh kekuatan nasional dikerahkan untuk membantu evakuasi dan distribusi bantuan.

“Bapak Presiden sudah mengarahkan agar kekuatan nasional dikerahkan untuk tanggap darurat di lokasi dan membantu warga yang selamat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Presiden berada langsung di lokasi bencana untuk memastikan proses penanganan sesuai kebutuhan lapangan. Pemerintah juga menyiapkan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi agar aktivitas masyarakat dapat segera pulih.

“Hari ini Bapak Presiden sedang berada di lokasi dan pemerintah memastikan agar kebijakan yang diperlukan untuk mempercepat rehab dan rekonstruksi sehingga aktivitas sosial dan ekonomi bisa segera kembali normal,” ucap Airlangga.

2025, Whirlwind Year

Dalam kesempatan yang sama, Airlangga menyinggung kondisi global yang penuh tekanan sepanjang 2025. Ia menyebut tahun ini sebagai whirlwind year, menandakan ketidakpastian tinggi yang harus dihadapi Indonesia.

Menurutnya, tekanan global dipicu oleh berbagai konflik internasional, termasuk perang tarif, konflik di Gaza, ketegangan Israel–Iran, serta perang Rusia–Ukraina yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

“Tahun 2025 ini adalah tahun kita sebut whirlwind year. Kita lihat di tahun penuh ketidakpastian ini kita sebut juga sebagai headwind,” pungkasnya.

sumber merdekacom