Ekonomi

Menghadapi Peningkatan Kecelakaan, Jasa Raharja Gencarkan Kepedulian Publik

Menghadapi Peningkatan Kecelakaan, Jasa Raharja Gencarkan Kepedulian Publik

Peningkatan kasus kecelakaan lalu lintas dalam beberapa pekan terakhir mendorong Jasa Raharja untuk memperkuat layanan perlindungan publik. Di sisi lain, PT Jasaraharja Putera terus memperluas kontribusi sosial melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bagian dari komitmen membangun kepedulian masyarakat.

CSR Jasaraharja Putera Hadir di Kampung Pemulung Bintaro

Pada Jumat (21/11), Jasaraharja Putera melaksanakan kegiatan CSR di Lapak Sarmili Bambu Pelangi, sebuah kawasan yang dikenal sebagai Kampung Pemulung di Bintaro. Acara dipimpin oleh Direktur Teknik sekaligus Plt Direktur Keuangan, Umum & SDM, Suhardiman, yang menyampaikan bahwa dukungan terhadap anak-anak dan masyarakat prasejahtera merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

Dalam kegiatan tersebut, perusahaan menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain:

  • Dana bantuan sosial
  • Rak buku untuk fasilitas edukasi
  • Perlengkapan sekolah dan kebutuhan dasar

Acara kian semarak dengan sesi mewarnai, hiburan badut dan sulap, serta pembagian tas sekolah, makanan, snack, dan perlengkapan mandi. Aktivitas ditutup dengan foto bersama seluruh peserta.

“Program CSR ini menjadi upaya nyata perusahaan untuk memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi warga Kampung Pemulung,” kata Suhardiman, didampingi Corporate Secretary Widya Marisa dan Secretariat & Public Relation Dept Head, Adindha Karina Dewi.

Jasaraharja Putera menegaskan bahwa program CSR-ESG akan terus diperluas untuk meningkatkan peran sosial perusahaan.

Jasa Raharja Percepat Penanganan Korban Kecelakaan

Selaras dengan komitmen sosial anak usahanya, Jasa Raharja juga mencatat kenaikan intensitas penanganan kecelakaan di berbagai daerah. Perusahaan BUMN tersebut memastikan layanan santunan tetap berjalan cepat dan tepat sasaran.

Dalam beberapa insiden besar, seperti kecelakaan beruntun di Tol Cipali, Jasa Raharja melakukan pendataan ahli waris, koordinasi rumah sakit, dan percepatan santunan kurang dari 24 jam. Langkah itu menunjukkan kesiapsiagaan perusahaan dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan.

Santunan Tembus Rp 2,4 Triliun untuk Lebih dari 117.000 Korban

Data hingga 30 September 2025 menunjukkan Jasa Raharja telah menyalurkan Rp 2,4 triliun santunan kepada 117.342 korban kecelakaan di seluruh Indonesia.

Direktur Operasional Dewi Aryani Suzana menekankan pentingnya penguatan edukasi keselamatan. Karena itu, Jasa Raharja menginisiasi program Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas yang melibatkan 3.000 siswa SMP sebagai agen penyebar pesan keselamatan.

Sinergi dengan kepolisian, rumah sakit, dan layanan darurat juga terus diperluas untuk mempercepat evakuasi dan perawatan korban sehingga tingkat fatalitas bisa ditekan.

Kinerja Keuangan Stabil di Tengah Tantangan

Meski kasus kecelakaan meningkat, kondisi keuangan Jasa Raharja tetap terjaga dengan baik. Pada 2024, perusahaan berhasil mencatat laba Rp 1,3 triliun dan nilai investasi senilai Rp 1,06 triliun.

Fokus ke Depan: Edukasi, Sinergi, dan Perlindungan Publik

Dengan tren kecelakaan yang kembali naik, Jasa Raharja menegaskan bahwa peningkatan layanan, percepatan santunan, dan edukasi keselamatan akan terus menjadi prioritas. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat perlindungan publik dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Sumber Merdeka.com