JAKARTA – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Sodik Mudjahid, menyoroti ancaman moral di era digital saat melakukan safari dakwah di Pondok Pesantren Al-Mizan, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jumat (5/6/2026) malam.
Dalam kegiatan pengajian yang dihadiri ratusan santri dan jamaah tersebut, Sodik menegaskan pentingnya menjaga istiqamah di tengah derasnya arus informasi yang dinilai berpotensi membawa pengaruh negatif.
“Arus digital sangat cepat, termasuk dalam menyebarkan kemaksiatan. Karena itu, umat harus kuat menjaga iman, terutama dalam lingkungan keluarga,” tegasnya.
Kegiatan ini turut didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, Agus Asri Sabana, serta dihadiri pimpinan Ponpes Al-Mizan yang juga Anggota DPR RI, KH. Maman Imanulhaq.
Agus menyebut, kehadiran BAZNAS RI menjadi bukti penguatan sinergi antara pusat dan daerah dalam mendorong peran zakat tidak hanya sebagai instrumen ekonomi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan spiritual umat.
“BAZNAS hadir tidak hanya mengelola zakat, tetapi juga memperkuat dakwah dan pembinaan umat,” ujarnya.
Menurutnya, integrasi program zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan kegiatan dakwah diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkokoh nilai-nilai keagamaan di tengah tantangan zaman.
Safari dakwah ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara BAZNAS RI dan daerah dalam memperluas manfaat zakat bagi masyarakat serta menjaga ketahanan moral umat di era modern.
