Daerah

‎BAZNAS Majalengka Gandeng Pengelola Situ Cipanten, Siapkan Program UMKM dan Infaq Sampah‎‎

Wisata Situ Cipanten Majalengka (istimewa)

‎BAZNAS Majalengka Gandeng Pengelola Situ Cipanten, Siapkan Program UMKM dan Infaq Sampah‎‎

JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyiapkan kolaborasi pemberdayaan ekonomi umat berbasis lingkungan di kawasan wisata Situ Cipanten, Desa Gunungkuning.‎‎

Rencana tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, dengan pengelola Situ Cipanten, Yosep Hendrawan, di Kantor BAZNAS, Selasa (2/6/2026).‎‎

Dalam pertemuan itu, BAZNAS berencana melakukan pembinaan terhadap 31 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beraktivitas di kawasan wisata tersebut.

Pembinaan akan difokuskan pada peningkatan kapasitas usaha sekaligus penguatan nilai sosial melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS).‎‎

Ketua BAZNAS Majalengka, Agus Asri Sabana, mengatakan sinergi ini merupakan langkah strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

‎‎“Pelaku UMKM tidak hanya didorong untuk berkembang secara ekonomi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial melalui ZIS,” ujarnya.‎‎

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas inovasi program “Infaq Sampah”. Program ini dirancang untuk mengelola sampah bernilai ekonomi yang kemudian dikonversi menjadi infaq.‎‎

Menurut Agus, program tersebut diharapkan mampu menjadi solusi atas persoalan lingkungan di kawasan wisata sekaligus memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.‎‎

“Ini menjadi upaya mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi dengan kepedulian terhadap lingkungan dan nilai keagamaan,” katanya.

‎‎Sementara itu, pengelola Situ Cipanten, Yosep Hendrawan, menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan BAZNAS Majalengka. Ia menilai sinergi tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan wisata dan kesejahteraan masyarakat sekitar.‎‎

“Kami siap mendukung program pemberdayaan UMKM dan pengelolaan lingkungan agar kawasan wisata ini semakin berkembang,” ucapnya.‎‎

Kedua pihak sepakat untuk segera menindaklanjuti kerja sama tersebut melalui penyusunan langkah teknis pelaksanaan program.‎‎

Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong penguatan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di kawasan wisata Situ Cipanten secara berkelanjutan.