Nasional

Seskab: Bantuan Kemanusiaan dari Medan Sudah Sampai ke Aceh Tamiang Lewat Jalur Darat

Seskab: Bantuan Kemanusiaan dari Medan Sudah Sampai ke Aceh Tamiang Lewat Jalur Darat

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memastikan bahwa bantuan yang dikirim menggunakan truk-truk dari Medan, Sumatra Utara, telah berhasil memasuki wilayah Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, melalui jalur darat dan sudah diterima warga pada Rabu.

Sebelumnya, akses darat menuju Aceh Tamiang sempat terputus selama beberapa hari akibat banjir bandang dan longsor yang terjadi pada Selasa (25/11). Kondisi tersebut membuat daerah itu sempat terisolasi dari wilayah sekitarnya.

“Tanggal 2 Desember lalu, jalur darat yang sebelumnya terputus sudah tersambung. Seluruh truk bantuan dari Medan menuju Aceh Tamiang sejak kemarin, dan khususnya hari ini, sudah bisa berjalan. Perjalanan sekitar mungkin tiga jam,” ujar Teddy dalam jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu siang.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi yang memastikan bahwa bantuan dari Medan telah tiba dan sedang diturunkan.

“Terakhir kami jam 1 siang menghubungi Beliau. Saat itu Beliau sedang menurunkan bantuan yang datang dari Medan. Intinya, Alhamdulillah jalur darat sudah tersambung,” kata Seskab Teddy.

Pemerintah Maksimalkan Penyaluran ke 12 Kecamatan dan 216 Desa

Dalam kesempatan itu, Teddy menegaskan bahwa pemerintah terus bekerja keras mempercepat distribusi bantuan agar menjangkau seluruh wilayah terdampak. Kabupaten Aceh Tamiang memiliki 12 kecamatan dan 216 desa yang kini menjadi fokus penanganan.

“Kita harapkan bersama penyaluran dapat dimaksimalkan,” ujarnya.

Presiden Instruksikan Penanganan Bencana Sumatra sebagai Prioritas Nasional

Jumpa pers di Posko Bantuan Bencana Sumatra, Lanud Halim Perdanakusuma, dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar penanganan dampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat diperlakukan sebagai prioritas nasional.

“Presiden memberikan instruksi agar situasi ini diperlakukan sebagai prioritas nasional, termasuk jaminan bahwa dana dan logistik tersedia secara penuh, menggunakan dana siap pakai pada masa tanggap darurat. Seluruh lembaga telah diperintahkan untuk ekstra responsif dan fokus pada penyelamatan korban, distribusi bantuan, serta pemulihan layanan vital,” jelas Pratikno.

Sejumlah Pejabat Hadir di Halim

Jumpa pers tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain:

  • Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi,
  • Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian,
  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto,
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,
  • KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak,
  • KSAL Laksamana Muhammad Ali,
  • KSAU Marsekal M. Tonny Harjono.

Sumber AntaraNews.com