MAKASSAR – Mengingat tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang didominasi oleh kelompok usia produktif antara 15 hingga 25 tahun sebesar 75 persen, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sulawesi Selatan mengambil langkah proaktif. Melalui kolaborasi lintas instansi bersama Dinas Perhubungan Kota Makassar, Dinas Pendidikan, Kejaksaan Tinggi, dan Polrestabes Makassar, Jasa Raharja menggelar edukasi keselamatan berlalu lintas di SMAN 8 Makassar pada Selasa, 29 September 2026.
Kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter pelajar yang cerdas, tertib, dan berdisiplin tinggi di jalan raya. Berbagai rangkaian acara edukatif digelar, meliputi sosio-engineering, safety campaign, serta aksi nyata mengajak para siswa-siswi untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Selain itu, para pelajar juga diberikan pemahaman penting mengenai ketaatan dalam membayar pajak kendaraan bermotor serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sejak dini.
Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sulawesi Selatan, Arny I. Tenriajeng, menegaskan pentingnya peran aktif generasi muda dalam menekan angka fatalitas di jalan raya.
“Kami sengaja menyasar kalangan pelajar karena usia 15 hingga 25 tahun mendominasi angka kecelakaan saat ini. Melalui kolaborasi bersama stakeholder ini, kami ingin menanamkan budaya tertib berlalu lintas serta kesadaran hukum sejak dini, agar para siswa tidak hanya menjadi pengendara yang cerdas dan taat pajak, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan bagi sesama,” ujar Arny I. Tenriajeng.
Melalui sinergi kuat ini, Jasa Raharja Sulsel berharap tingkat kesadaran pelajar di Kota Makassar dapat meningkat secara signifikan, sehingga risiko kecelakaan lalu lintas di kalangan usia produktif dapat ditekan demi terciptanya keamanan dan ketertiban bersama.
