Daerah

Sinergi FLLAJ Jawa Tengah Guna Terwujudnya Aksi Nyata Keselamatan Lalu Lintas di Jawa Tengah

Sinergi FLLAJ Jawa Tengah Guna Terwujudnya Aksi Nyata Keselamatan Lalu Lintas di Jawa Tengah

Jawa Tengah – Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Jawa Tengah dalam hal ini Ditlantas Polda Jawa Tengah dan Jasa Raharja kembali memperkuat koordinasi lintas sektor dalam rangka meningkatkan keselamatan dan keamanan berlalu lintas di wilayah Jawa Tengah.

Rapat koordinasi FLLAJ tersebut dilaksanakan pada Selasa (26/08/2026) di Ruang Rapat Jasa Raharja dihadiri oleh jajaran PT Jasa Raharja Kanwil Jateng dan Ditlantas Polda Jateng.

Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi para pemangku kepentingan untuk mengevaluasi kondisi lalu lintas sekaligus membahas berbagai langkah strategis yang dapat dilakukan secara bersama guna menurunkan jumlah kecelakaan dan korban di semester 2 tahun 2026.

Dalam forum tersebut, pembahasan diarahkan pada upaya penguatan kolaborasi dalam penanganan keselamatan lalu lintas, termasuk pemetaan permasalahan dan potensi lokasi rawan kecelakaan, peningkatan edukasi kepada masyarakat, serta penguatan langkah preventif dan preemtif untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

Peran masing-masing instansi juga menjadi bagian penting dalam pembahasan. Jasa Raharja berkomitmen mendukung upaya keselamatan melalui pemanfaatan data kecelakaan dan korban sebagai salah satu dasar dalam menentukan langkah pencegahan. Sementara itu, nantinya anggota Forum lalu lintas lainnya juga akan didorong untuk memaksimalkan peran dan fungsinya yaItu dalam aspek pengembangan infrastruktur, rekayasa lalu lintas, sarana dan prasarana jalan, serta penanganan medis terhadap korban kecelakaan.Tak lupa juga peran dari pihak Kecamatan sebagai pemangku wilayah turut bertanggungjawab kepada Masyarakat di lingkungannya terhadap keselamatan berlalu lintas.

“Keselamatan lalu lintas tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi dan koordinasi yang berkelanjutan agar setiap langkah yang dilakukan benar-benar berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” ujar Kepala Bagian Pelayanan Jasa Raharja Jawa tengah.

Melalui forum FLLAJ, sinergi antar pemangku kepentingan diharapkan tidak berhenti pada koordinasi, tetapi dapat menghasilkan tindak lanjut yang konkret dan terukur. Terlebih, data kecelakaan lalu lintas dapat menjadi bahan evaluasi untuk menentukan intervensi yang tepat di wilayah-wilayah yang memiliki risiko kecelakaan tinggi.

Selain aspek penanganan pasca kecelakaan, forum juga menekankan pentingnya memperkuat pendekatan preventif. Edukasi keselamatan kepada masyarakat, peningkatan kesadaran pengguna jalan, serta perbaikan aspek prasarana dan manajemen lalu lintas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menekan angka kecelakaan.

Dengan koordinasi yang dilakukan secara rutin, FLLAJ jawa tengah diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi yang efektif dalam merumuskan kebijakan dan program keselamatan transportasi di Tingkat provinsi.