Daerah

Jasa Raharja Sumbar Pasang Spanduk Keselamatan di Lima Titik Rawan Kecelakaan

Jasa Raharja Sumbar Pasang Spanduk Keselamatan di Lima Titik Rawan Kecelakaan

PADANG – Upaya mencegah kecelakaan lalu lintas terus dilakukan PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat bersama stakeholder terkait. Salah satunya melalui pemasangan spanduk imbauan keselamatan di lima titik rawan kecelakaan yang tersebar di wilayah Kuranji, Lubuk Begalung, Koto Tangah, Pauh, dan Batang Anai, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Provinsi Sumatera Barat pada Agustus 2026. Pemasangan spanduk dilakukan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di kawasan yang memiliki potensi kerawanan kecelakaan.

Lima lokasi yang menjadi sasaran pemasangan spanduk tersebut berada di wilayah Kecamatan Kuranji, Lubuk Begalung, Koto Tangah, Pauh, dan Batang Anai. Pemilihan lokasi dilakukan berdasarkan rekomendasi yang telah dibahas dalam forum FLLAJ.

Pesan keselamatan yang disampaikan melalui spanduk tersebut ditujukan kepada berbagai kelompok pengguna jalan, termasuk pelajar dan pengendara kendaraan angkutan barang. Kehadiran spanduk diharapkan dapat menjadi pengingat agar pengguna jalan lebih berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta memperhatikan kondisi sekitar saat berkendara.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat, Teguh Afrianto, mengatakan pemasangan spanduk merupakan salah satu bentuk upaya sederhana namun penting dalam membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas.

“Kalau kita bicara pencegahan kecelakaan, salah satu yang bisa dilakukan adalah terus mengingatkan pengguna jalan. Spanduk ini memang sederhana, tetapi pesan yang disampaikan harus terus hadir di ruang publik, terutama di titik-titik yang memang perlu mendapat perhatian lebih,” ujar Teguh.

Menurutnya, pelajar menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian dalam edukasi keselamatan berlalu lintas. Di sisi lain, pengendara kendaraan angkutan barang juga perlu meningkatkan kewaspadaan karena karakteristik kendaraan yang digunakan memiliki dimensi dan beban yang berbeda dengan kendaraan pribadi.

“Kami ingin pesan keselamatan ini bisa diterima oleh semua pengguna jalan. Kepada pelajar kami mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas, sementara kepada pengemudi truk dan kendaraan angkutan barang kami mengimbau agar selalu memperhatikan kecepatan, kondisi kendaraan, serta keselamatan pengguna jalan lainnya,” katanya.

Teguh menambahkan, pencegahan kecelakaan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara Jasa Raharja, Kepolisian, Dinas Perhubungan, pemerintah daerah, serta berbagai unsur masyarakat untuk membangun budaya keselamatan lalu lintas.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap pemasangan spanduk ini bukan hanya menjadi pelengkap di jalan, tetapi benar-benar menjadi pengingat bagi setiap orang yang melihatnya untuk lebih disiplin dan berhati-hati,” tuturnya. Jasa Raharja Sumatera Barat akan terus mendorong berbagai langkah preventif bersama stakeholder melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan risiko kecelakaan di wilayah Sumatera Barat.