Daerah

Tingkatkan Keselamatan Transportasi Dalam Berkendara, Jasa Raharja Tegal Menjadi Narasumber Dalam Giat Bersama Polisi Militer Tegal

Tingkatkan Keselamatan Transportasi Dalam Berkendara, Jasa Raharja Tegal Menjadi Narasumber Dalam Giat Bersama Polisi Militer Tegal

Tegal – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat, khususnya personel dalam berlalu lintas, Polisi Militer Tegal menyelenggarakan kegiatan sosialisasi keselamatan transportasi dalam berkendara pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Masubdenpom IV/1-3 Kota Tegal. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Jasa Raharja Tegal, Kasatlantas Tegal Kota, Dinas Perhubungan Kota Tegal, serta perwakilan dari Rumah Sakit Militer Kota Tegal. Sinergi lintas instansi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan pemahaman mengenai keselamatan transportasi serta membangun budaya tertib dan aman dalam berlalu lintas.

Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Tegal, Ricky Syahudfy Nainggolan hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, didampingi oleh Petugas Jawab Pelayanan Tegal, Muhammad Yunus. Dalam kesempatan ini, Kepala Pelayanan Jasa Raharja Tegal menyampaikan mengenai peran dan tugas pokok Jasa Raharja. Dimana memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat melalui 2 (dua) program pertanggungan wajib yaitu, Asuransi Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Umum yang dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang No 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang serta Asuransi Tanggung Jawab menurut Hukum Terhadap Pihak Ketiga yang dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang No 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Disampaikan pula bahwa dalam data santunan Jasa Raharja, wilayah Kota Tegal saat ini sedang mengalami peningkatan jumlah kecalakaan dengan fatalitas kejadian yang tinggi. Jasa Raharja menekankan bahwa jaminan dan santunan merupakan bentuk perlindungan dasar bagi korban kecelakaan, sementara upaya yang paling penting adalah mencegah terjadinya kecelakaan melalui perilaku transportasi yang aman, disiplin dan bertanggung jawab. Para peserta diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan laik jalan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menghindari perilaku berkendara yang berisiko.

Sementara itu, Kasatlantas Tegal Kota memberikan pemahaman mengenai peraturan dan etika berlalu lintas, termasuk pentingnya meningkatkan kewaspadaan serta keterampilan dalam mengendarai kendaraan bermotor. Materi kepolisian dilanjutkan dengan praktik berkendara sepeda motor. Dalam praktik tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik berkendara yang aman dan benar, pengendalian kendaraan, serta penerapan prinsip keselamatan dalam menghadapi berbagai situasi di jalan. Praktik ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta sekaligus membentuk kebiasaan berkendara yang lebih tertib dan mengutamakan keselamatan.
Selanjutnya, Dinas Perhubungan Tegal Kota memberikan materi mengenai keselamatan transportasi dari aspek penyelenggaraan dan ketertiban transportasi, termasuk pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan serta pemahaman terhadap fasilitas dan rambu-rambu lalu lintas. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran peserta sebagai pengguna jalan maupun bagian dari sistem transportasi.

Dari sisi kesehatan, Rumah Sakit Militer Tegal turut memberikan pemahaman mengenai dampak kecelakaan transportasi dalam berkendara terhadap kesehatan dan pentingnya kesiapan dalam penanganan korban kecelakaan. Peserta juga diingatkan bahwa keselamatan berkendara berkaitan erat dengan kondisi fisik dan konsentrasi pengemudi, sehingga dihimbau untuk tidak mengemudi apabila sedang mengantuk atau dalam kondisi badan yang kurang fit.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan 60 orang peserta dapat menjadi pelopor keselamatan transportasi, baik di lingkungan kedinasan Polisi Militer maupun dalam kehidupan sehari-hari. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama dan harus dimulai dari kepatuhan terhadap aturan, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.