Daerah

Jasa Raharja dan Polda DIY Satukan Langkah melalui FKLL untuk Perkuat Strategi Menekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

Jasa Raharja dan Polda DIY Satukan Langkah melalui FKLL untuk Perkuat Strategi Menekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

Sleman – Dalam rangka memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan guna menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah D.I. Yogyakarta, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta bersama Direktorat Lalu Lintas Polda D.I. Yogyakarta menggelar kegiatan Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL). Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 24 Juli 2026 di The Atjeh Connection, Mlati, Sleman, ini menjadi wadah koordinasi dan evaluasi bersama untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas.

Dalam forum tersebut, para peserta melakukan analisis dan evaluasi (ANEV) terhadap data kecelakaan lalu lintas di wilayah D.I. Yogyakarta sebagai dasar penyusunan program pencegahan yang lebih efektif. Hasil pembahasan menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antarinstansi melalui berbagai upaya preventif, di antaranya pelaksanaan survei titik rawan kecelakaan, pemasangan spanduk dan rambu semi permanen di lokasi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, serta penguatan koordinasi lintas sektor dalam mendukung terciptanya budaya keselamatan berlalu lintas.

Diskusi juga diisi dengan paparan dari AKBP Dwi Prasetio, S.E., M.H. selaku Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda D.I. Yogyakarta bersama para Pejabat Utama Ditlantas Polda DIY yang menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis kepada jajaran Polres. Rekomendasi tersebut meliputi optimalisasi kegiatan blue light patrol pada titik-titik rawan kecelakaan, peningkatan pengawasan lalu lintas, serta penguatan kolaborasi dengan Supeltas (Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas) sebagai bagian dari upaya bersama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah D.I. Yogyakarta.

Kegiatan FKLL dihadiri oleh Regy S. Wijaya selaku Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja D.I. Yogyakarta, Eko Mulyanto selaku Kepala Bagian Operasional, Septian Gunawan selaku Kasubag Pelayanan, AKBP Dwi Prasetio, S.E., M.H. selaku Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda DIY, serta Kompol Titik Esti Handayani selaku Kasi Tatib Gakkum Ditlantas Polda DIY. Melalui forum ini, PT Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Kepolisian dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan ekosistem keselamatan lalu lintas yang berkelanjutan, sehingga angka kecelakaan dan fatalitas korban di wilayah D.I. Yogyakarta dapat terus ditekan.

Regy S. Wijaya selaku Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja D.I. Yogyakarta menyampaikan bahwa pelaksanaan Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) merupakan wujud komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat sinergi guna menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah D.I. Yogyakarta. Menurutnya, permasalahan keselamatan berlalu lintas tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja, melainkan memerlukan kolaborasi yang terintegrasi antara Jasa Raharja, Kepolisian, Dinas Perhubungan, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat agar upaya pencegahan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Regy menjelaskan bahwa melalui forum ini dilakukan analisis dan evaluasi terhadap data kecelakaan lalu lintas sebagai dasar dalam menyusun langkah-langkah strategis yang lebih tepat sasaran. Selain itu, berbagai rekomendasi yang dihasilkan, seperti pelaksanaan survei titik rawan kecelakaan, pemasangan spanduk dan rambu semi permanen, optimalisasi blue light patrol, serta penguatan kolaborasi dengan Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas), diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan sekaligus menekan potensi terjadinya kecelakaan di titik-titik rawan.

Regy berharap komitmen yang telah dibangun melalui Forum Komunikasi Lalu Lintas dapat terus diwujudkan dalam aksi nyata yang berkesinambungan oleh seluruh stakeholder. Menurutnya, keberhasilan menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas korban merupakan tanggung jawab bersama yang harus didukung dengan edukasi kepada masyarakat, peningkatan kualitas infrastruktur keselamatan jalan, penegakan hukum yang konsisten, serta koordinasi lintas sektor yang semakin solid. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan budaya tertib berlalu lintas dapat semakin tumbuh sehingga keselamatan masyarakat pengguna jalan di D.I. Yogyakarta terus meningkat.